Tidak ada kata salah atau benar saat kau menuliskan apa yang kau rasakan
Give Up
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
They might not know, I've given up so many things in my life. I gave up my love, and I might give up on my dreams too...I think I've walked so far... But still, I'll back again to the starting point. Such a waste 5 years
Ada sepotong kasih yg kutitipkan pada mentari... menyampaikannya dipagi yg cerah, dan membiarkannya menyampaikan padamu lewat sinarnya sepanjang hari... Nikmatilah, nikmatilah teriknya... dan ingat aku sepanjang hari itu... source: aliakbars.wordpress.com Ada sebait rindu yg tiap hari ku titipkan pada langit.... menyembunyikannya rapi-rapi di sela-sela awan.... hingga ia penuh dan tak sanggup lagi menampungnya.... lalu menyampaikan padamu dalam bentuk hujan.... kadang gerimis, kadang lebat selebat-lebatnnya.... nikmati, nikmati basahnya.... dan kenang aku dalam tiap hujanmu.... Ada segenggam cinta yg kutitipkan pada malam... menaruhnya di tiap bintang dan sinar rembulan... lalu membiarkannya menyampaikan padamu lewat indahnya cahaya yg mereka pancarkan... nikmatilah damainya... dan simpan aku dalam tiap malammu... source : viavibercerita.files.wordpress.com *Sebuah catatan untuk mentari, hujan dan malam yg senatiasa menemani hari-hariku. Terima kasih untuk terik, basah dan d...
Sedang 'kehilangan' niat untuk menulis... March 14th, 2012 Soetta airport 10.40 AM Ruang yang sama, 13 hari yang lalu... Inilah relativitas, waktu terasa lebih cepat berjalan ketika kamu berada di 'ruang' yg kamu nikmati... seperti Rumah misalnya... Ada rindu yang sudah terbayar dan sebentar lagi mungkin akan kembali menggunung menjadi hutang yang kembali akan terbayar suatu saat kelak... Dan ada rindu lain yang beberapa hari ini meminta bayarannya... Saya ternyata salah hati itu ternyata tidak seluruhnya saya taruh di 'rumah' saya hanya baru menyadari bahwa 'separuh' hati yang lain telah saya tinggalkan di tanah singgah itu sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di atasnya.. Jika kemarin yang lalu saya 'mencecerkan'mu di ruang ini.. maka hari ini saya akan kembali membawamu 'pulang' Pulang ke tempat saya menaruh 'separuh hati' saya yang lain... Hei, bagaimana kabarmu???
Jangan pernah berharap kesempurnaan,,, jika ia menjadi tujuan, maka kekurangan lah yang akan selalu dirasakan... Apa yang hebat dari menjadi 'yang terhebat'? Apa yang baik dari menjadi 'yang terbaik'? Apa yang kuat dari menjadi 'yang terkuat'? Ada, tapi menjadi tak nyata karena ke'ada'annya sendiri... Seperti ingin memeluk gunung Seperti ingin menyentuh mentari Seperti ingin menghitung helaian rambut Seperti ingin mendefinisikan bilangan tak hingga Seperti......ingin menghadirkan Tuhan Jangan pernah tanyakan tentang kepuasaan kpd makhluk yg bernama manusia. Ia tak akan pernah puas... Tak akan pernah
Komentar
Posting Komentar